Banyak perusahaan hanya memantau persentase pengiriman tepat waktu. Indikator itu penting, tetapi dapat terlihat baik sementara ada masalah serius di tempat lain — misalnya ketepatan waktu tinggi karena biaya pengiriman ekspres membengkak.
1. OTIF (On Time In Full)
Persentase pengiriman yang tiba tepat waktu dan lengkap jumlahnya. Lebih ketat daripada ketepatan waktu biasa karena kiriman yang tepat waktu tetapi kurang jumlahnya dihitung gagal. Acuan wajar untuk koridor antarpulau: 95–98%.
2. Biaya logistik terhadap penjualan
Total biaya logistik dibagi nilai penjualan. Berguna untuk melihat tren, bukan angka mutlaknya, karena rentang normalnya sangat berbeda antar-industri — 4% untuk elektronik bernilai tinggi, 12% untuk material bangunan.
3. Akurasi stok
Kesesuaian jumlah di sistem dengan hasil hitung fisik, dihitung per SKU. Di bawah 97%, perencanaan pengadaan Anda sebenarnya bekerja di atas data yang tidak dapat dipercaya.
4. Waktu siklus pesanan
Rentang waktu dari pesanan diterima hingga barang tiba di pelanggan. Pisahkan menjadi waktu penyiapan dan waktu perjalanan — hampir selalu salah satunya yang menjadi penyebab utama, dan keduanya diperbaiki dengan cara berbeda.
5. Tingkat kerusakan dan klaim
Jumlah kiriman bermasalah dibagi total kiriman. Acuan wajar di bawah 0,5% untuk general cargo. Bila lebih tinggi, telusuri apakah penyebabnya penanganan di perjalanan atau kemasan yang tidak memadai sejak awal.
Dewi Anggraini
Operations Manager · DPS Cargo
Punya pertanyaan lanjutan tentang tulisan ini? Tim kami terbuka untuk membahasnya langsung dengan kasus Anda.
